BERITA TERKINI

SOSIALISASI TEBA MODERN BAGI PENERIMA MANFAAT DI DESA PEGUYANGAN KANGIN

Pemerintah Desa Peguyangan Kangin bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melaksanakan kegiatan sosialisasi Teba Modern yang ditujukan kepada masyarakat penerima bantuan Teba Modern di seluruh wilayah desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara penggunaan, pemeliharaan, serta manfaat Teba Modern dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis sumber.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini merupakan warga penerima Teba Modern dari masing-masing dusun di Desa Peguyangan Kangin. Melalui sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan langsung dari narasumber DLHK terkait pengelolaan sampah organik rumah tangga agar dapat diolah secara mandiri melalui Teba Modern.
Dalam sambutannya, Perbekel Desa Peguyangan Kangin yang diwaliki oleh Sekretaris Desa menyampaikan bahwa Pemerintah Desa berkomitmen mendukung program pengurangan sampah melalui penganggaran pembangunan Teba Modern. Pada tahun ini, Pemerintah Desa telah menganggarkan sebanyak 18 unit Teba Modern di setiap dusun yang ada di wilayah Desa Peguyangan Kangin. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengurangi volume sampah organik yang dihasilkan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan.
Narasumber dari DLHK menjelaskan bahwa Teba Modern merupakan sarana pengelolaan sampah organik yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga. Sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan ranting dapat dimasukkan ke dalam Teba Modern untuk diuraikan secara alami sehingga menghasilkan kompos yang bermanfaat bagi tanaman.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, para penerima Teba Modern diharapkan dapat memahami fungsi dan manfaat fasilitas yang telah diberikan serta mampu mengoperasikannya secara optimal. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program Teba Modern di Desa Peguyangan Kangin diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

About Us

The argument in favor of using filler text goes something like this: If you use arey real content in the Consulting Process anytime you reachtent.

Instagram